BANDUNG, dkst.itb.ac.id – Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama PT IDSurvey membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat hilirisasi hasil riset dan teknologi, mulai dari pengujian dan sertifikasi hingga komersialisasi. Pembahasan tersebut berlangsung pada Senin (7/9/2026) di Ruang Rapat Lantai 12, ITB Innovation Park Bandung Technopolis.
DKST mendorong pemadanan kapasitas riset, teknologi, dan fasilitas ITB dengan kebutuhan industri PT IDSurvey. Kolaborasi diarahkan pada pemanfaatan teknologi hasil riset ITB untuk mendukung kegiatan pengujian, verifikasi, inspeksi, dan sertifikasi, sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi menuju tahap penerapan dan komersialisasi.
Kedua pihak turut mengeksplorasi sejumlah skema pengembangan teknologi yang dapat disesuaikan dengan tingkat kesiapan dan kebutuhan industri, seperti licensing, joint operation, joint venture, maupun pengembangan perusahaan rintisan (startup). Pemanfaatan teknologi untuk mendukung digitalisasi dan keterlacakan (traceability) rantai pasok juga menjadi salah satu topik, termasuk penggunaan blockchain untuk memantau pergerakan barang dari hulu hingga hilir.
Bidang karbon dan dekarbonisasi menjadi salah satu area yang dinilai memiliki potensi kolaborasi. PT IDSurvey menyampaikan kebutuhan pengembangan metodologi, data acuan, serta dukungan ilmiah untuk memperkuat kegiatan pengujian dan sertifikasi di bidang tersebut. DKST dapat menghubungkan kebutuhan tersebut dengan kompetensi pusat, laboratorium, dan kelompok keahlian yang relevan di ITB, termasuk dalam pengembangan carbon capture and storage (CCS) dan carbon capture, utilization, and storage (CCUS).
Peluang pengembangan laboratorium biochar dan biomassa juga menjadi bagian dari pembahasan. PT IDSurvey berkomitmen mengembangkan laboratorium biochar beserta skema sertifikasinya, sementara ITB dapat mendukung penyiapan basis ilmiah dan pengembangan riset yang diperlukan. Ruang lingkupnya mencakup pengujian biochar, pengembangan produk, serta riset bersama terkait dekarbonisasi biomassa dan karbon.
Sebagai tindak lanjut, DKST akan melakukan pemetaan unit kerja, pusat, laboratorium, dan kelompok keahlian di ITB yang relevan dengan kebutuhan PT IDSurvey. Hasil pemetaan akan menjadi dasar untuk menentukan bidang kolaborasi yang paling siap dikembangkan, termasuk kemungkinan pelaksanaan pilot project serta penyusunan rancangan kerja sama dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) maupun skema lainnya.
Melalui penjajakan ini, DKST mendorong terbentuknya kolaborasi yang menghubungkan kapasitas riset dan teknologi ITB dengan kebutuhan industri, khususnya dalam pengujian, sertifikasi, dekarbonisasi, dan komersialisasi teknologi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan hasil riset ITB agar semakin siap diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi industri dan masyarakat.