DKST ITB Resmi Bertransformasi Menjadi DHKT ITB

16 Oktober 2026 Oleh: Admin DHKT Kategori: Berita
DKST ITB Resmi Bertransformasi Menjadi DHKT ITB

BANDUNG, dhkt.itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menetapkan transformasi struktural pada ekosistem inovasi kampus pada September 2026. Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) secara kelembagaan berevolusi menjadi Direktorat Hilirisasi dan Komersialisasi Produk Teknologi (DHKT / Directorate of Downstreaming and Technology Commercialization) ITB.

Langkah strategis ini menandai babak baru dari sejarah panjang evolusi ekosistem inovasi di lingkungan kampus ITB. Rangkaian pengembangan kelembagaan tersebut telah bergulir sejak pendirian Kantor Manajemen Kekayaan Intelektual pada tahun 2001, pembentukan Business Incubator Center pada 2003, hingga peleburan menjadi Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) pada 2010. Ekosistem ini terus berkembang dengan beroperasinya ITB Innovation Park Ganesha pada 2022 dan transformasi menjadi DKST pada 2024, sebelum akhirnya bermuara pada entitas DHKT ITB pada September 2026.

Dalam wujud tata kerja terbaru, DHKT ITB mengambil peran sebagai penggerak utama strategis sekaligus katalisator inovasi. Lembaga ini memikul mandat utama untuk memastikan berbagai gagasan riset dan penemuan akademis—terutama produk dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL) 7 hingga 9—tidak berhenti pada tahap pengujian laboratorium. Seluruh inovasi unggulan tersebut didorong untuk mendapatkan pelindungan Kekayaan Intelektual yang sah, berhasil dihilirkan menjadi produk tepat guna, dan dikomersialisasikan guna menembus pasar skala industri.

Guna mewujudkan target tersebut, operasional DHKT ITB ditopang oleh tiga pilar fungsi utama. Pilar pertama, Inkubasi dan Akselerasi Bisnis, difokuskan untuk mendampingi perusahaan rintisan (startup) binaan mulai dari tahap validasi purwarupa hingga mencapai kesiapan investasi (investor readiness). Pilar kedua, Pengembangan Bisnis Kawasan, berfokus pada pengelolaan aset dan kegiatan akselerasi bisnis di ITB Innovation Park Ganesha serta operasional kawasan sains terpadu ITB Innovation Park Bandung Technopolis di Summarecon. Sementara itu, pilar ketiga berfokus pada Transfer Teknologi yang bertugas menjembatani para inventor dengan pihak korporasi serta memfasilitasi layanan pelindungan Kekayaan Intelektual bersama instansi terkait.

Melalui peresmian DHKT ITB beserta seluruh kelengkapan struktur di bawah arahan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, ekosistem pendidikan tinggi ini diharapkan mampu mengakselerasi penciptaan produk rekayasa teknologi mandiri. Institusi menargetkan peningkatan jumlah riset akademik yang sukses bertransformasi menjadi solusi bernilai komersial, sehingga mampu memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan kemandirian teknologi nasional secara berkesinambungan.

Berita Lainnya